JODOH MENURUT TASAWUF
JODOH MENURUT TASAWUF Dalam tasawuf, jodoh bukan hanya tentang siapa kita nikahi, tapi tentang perjalanan ruhani yang Allah atur untuk mendewasakan hati. Tasawuf memandang jodoh sebagai: 1. Jodoh adalah takdir yang sudah ditulis dalam Lauhul Mahfuz Para sufi berkata: "Apa yang ditakdirkan untukmu tidak akan salah alamat." Artinya: jodoh tidak pernah terlambat, tidak tertukar, tidak bisa direbut, dan datang tepat pada waktu ruhani kita siap. 2. Jodoh adalah cermin hati kita Dalam tasawuf, pasangan hidup adalah: cermin kesabaran, cermin akhlak, cermin ego, guru yang mengajari kita tentang diri sendiri. Karena itu para sufi berkata: "Allah tidak pernah salah memasangkan; yang salah adalah cara kita membaca hikmah!" 3. Jodoh adalah jalan menuju Allah, bukan tujuan Pernikahan bukan tujuan akhir dalam tasawuf, Tujuan akhirnya tetap satu: mengenal Allah (ma'rifatullah). Pasangan hanyalah "wasilah", perantara perjalanan itu. Ada yang: didewasakan oleh pasang...