Postingan

JODOH MENURUT TASAWUF

Gambar
  JODOH MENURUT TASAWUF Dalam tasawuf, jodoh bukan hanya tentang siapa kita nikahi, tapi tentang perjalanan ruhani yang Allah atur untuk mendewasakan hati. Tasawuf memandang jodoh sebagai: 1. Jodoh adalah takdir yang sudah ditulis dalam Lauhul Mahfuz Para sufi berkata: "Apa yang ditakdirkan untukmu tidak akan salah alamat." Artinya: jodoh tidak pernah terlambat, tidak tertukar, tidak bisa direbut, dan datang tepat pada waktu ruhani kita siap. 2. Jodoh adalah cermin hati kita Dalam tasawuf, pasangan hidup adalah: cermin kesabaran, cermin akhlak, cermin ego, guru yang mengajari kita tentang diri sendiri. Karena itu para sufi berkata: "Allah tidak pernah salah memasangkan; yang salah adalah cara kita membaca hikmah!" 3. Jodoh adalah jalan menuju Allah, bukan tujuan Pernikahan bukan tujuan akhir dalam tasawuf, Tujuan akhirnya tetap satu: mengenal Allah (ma'rifatullah). Pasangan hanyalah "wasilah", perantara perjalanan itu. Ada yang: didewasakan oleh pasang...

Cara jadi orang tua agar anak mencintai orang tua

Gambar
  Cara jadi orang tua agar anak mencintai orang tua Kelak ketika anak sudah dewasa, yang melekat di hatinya bukan angka di ijazah, bukan juga hadiah yang dulu kita beli, melainkan cara kita mencintai mereka saat masih kecil. Kalau kita ingin jadi orang tua yang dikenang dengan senyuman, inilah hal-hal kecil yang kekuatannya jauh lebih besar dari yang terlihat: bukan luka... 1. Jadilah tempat bicara, bukan tempat menghakimi Anak yang suaranya dihargai akan tumbuh jadi dewasa yang berani bersuara. 2. Berani akui kesalahan Permintaan maaf dari orang tua bukan tanda kalah, tapi bukti kedewasaan jiwa. 3. Peluk sesering mungkin, meski tanpa alasan Anak yang akrab dengan pelukan akan dewasa menjadi manusia yang tidak takut memberi cinta. 4. Hargai proses, bukan hanya prestasinya Agar mereka tumbuh bukan sebagai pencari pujian, melainkan insan yang menghargai perjuangan. 5. Beri waktu, bukan sekadar materi Mereka mungkin lupa nominal hadiah, tapi tak akan lupa siapa yang duduk di sampingny...

Cara membuat anak disiplin tanpa bentakan dan hukuman

Gambar
  Banyak orang tua percaya bahwa bentakan dan hukuman adalah jalan tercepat untuk membuat anak disiplin. Faktanya, metode itu justru hanya menanamkan rasa takut, bukan kesadaran. Anak memang bisa menurut sementara, tetapi dalam jangka panjang mereka belajar untuk menyembunyikan kesalahan, bukan memperbaikinya. Sebuah penelitian dari American Psychological Association menunjukkan bahwa hukuman fisik maupun verbal hanya efektif jangka pendek, dan efek sampingnya bisa berupa kecemasan, rendahnya harga diri, hingga rusaknya kepercayaan pada orang tua. Anak tidak sedang belajar disiplin, melainkan belajar bagaimana menghindari konsekuensi. Kehidupan sehari-hari sering memberi kita bukti nyata. Anak yang terus dibentak saat tidak merapikan mainannya mungkin akan berhenti sesaat, tetapi keesokan harinya masalah kembali berulang. Berbeda halnya dengan anak yang diajak membentuk kebiasaan merapikan bersama, mereka tumbuh dengan rasa tanggung jawab, bukan sekadar rasa takut. 1. Disiplin lahi...

Nabi Musa dipertemukan dengan seorang wali Allah yang memberi pelajaran tentang ujian hidup.

Gambar
  Kisah ke-122 tentang ridha terhadap takdir dan akibatnya Diceritakan bahwa Nabi Musa عليه السلام berkata: "Ya Tuhanku, perlihatkanlah aku seorang wali-Mu." Maka datanglah seruan: "Wahai Musa, naiklah ke gunung ini lalu turunlah ke lembah, maka kamu akan melihat apa yang kamu minta." Maka Musa pun melakukannya. la melihat sebuah padang luas, dan di dalamnya ada sebuah rumah kecil di bawah tanah. la pun masuk ke dalamnya, dan ternyata di sana ada seorang lelaki yang terkena penyakit kusta, tubuhnya seperti potongan daging yang tergeletak. Musa berkata kepadanya: "Salam sejahtera atasmu wahai wali Allah." Lelaki itu menjawab: "Dan atasmu salam wahai Kalimullah (orang yang diajak bicara langsung oleh Allah)." Musa berkata: “Dari mana kamu mengenalku?” la menjawab: "Aku adalah orang yang tidak pernah dijenguk seorang pun dalam keadaan seperti ini. Aku telah memohon kepada Allah beberapa malam lamanya agar mempertemukanku denganmu, dan Dia telah...

Qaul_qaul (beberapa pendapat)

Gambar
qoul_qoul (beberapa pendapat) dalam fiqih MENGENAL 15 MACAM QAUL DALAM FIQIH (Hanya ada di ahlussunnah waljama, ah) berikut kami paparkan secara singkat mengenai macam-macam Qaul dalam fiqih Islam. Simak selengkapnya: 1. QAUL QADIM Qaul Qadim adalah pendapat imam Syafi'i sebelum hijrah ke Mesir, dan pendapat ini dianggap marjuh dan tidak boleh diamalkan kecuali dalam beberapa masalah. 2. QAUL JADID Qaul Jadid adalah pendapat imam Syafi'i ketika berada di Mesir atau setelah hijrah dari Irak, Pendapat ini boleh diamalkan karena dianggap Mu'tamad. 3. QAUL MU'TAMAD Qaul Mu'tamad adalah pendapat yang disepakati oleh Imam An Nawawi dan Imam Rofi'i atau di tarjih (diunggulkan) oleh salah satu dari keduanya. Atau pendapat Imam Nawawi jika berbeda pendapat dengan Imam Rofi'i dan tidak ada murajjih atau tendensi penguat atau sama kuatnya. 4. QAUL MASYHUR Qaul Masyhur adalah satu dari dua pendapat imam Syafi'i atau lebih yang berbeda, baik dari Qaul Qad...

Malam Mencekam di Madinah: Ketika Jasad Rasulullah Hampir Dicuri"

Gambar
Malam Mencekam di Madinah: Ketika Jasad Rasulullah Hampir Dicuri" Kisah tentang upaya pencurian jasad Rasulullah adalah bagian dari sejarah Islam yang menggugah hati dan menunjukkan bagaimana Allah menjaga kehormatan Nabi-Nya. Salah satu peristiwa paling terkenal terjadi pada tahun 557 H (1164 M) saat Sultan Nuruddin Zangi bermimpi tiga kali tentang Rasulullah yang meminta pertolongan darinya. Berikut ini adalah kisahnya bismillah kita mulai ya Malam Pertama Di malam yang sunyi di Damaskus, Sultan Nuruddin Zangi tertidur dalam lelahnya perjuangan membela Islam. Tapi di tengah malam, wajahnya tampak gelisah. Tiba-tiba, ia terbangun... nafasnya berat... tubuhnya menggigil. Dalam mimpinya, ia melihat Rasulullah berdiri dengan wajah teduh, namun tampak sedih. Rasulullah (semoga Tuhan merahmatimu) > "Wahai Nuruddin... bangkitlah... selamatkan aku dari dua orang ini..." Sultan Nuruddin (gugup): > "Dua orang...apa yang akan terjadi pada Rasulullah?" ...

Kisah Nyata Inspiratif tentang Dokter Agus Thosin di Bandung

Gambar
Kisah Nyata Inspiratif tentang Dokter Agus Thosin di Bandung Kisah yang akan merubah cara pandang kita terhadap rasa sakit Sejak pulang dari i'tikaf di masjid selama tiga hari bersama jamaah dakwah, dokter Agus menjadi pribadi yg berbeda. Sedikit bicaranya Allah, sedikit bicaranya Rasulullah. Cara makan dan cara tidurnya pun berbeda, katanya itulah cara tidur Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam. Rupanya, pengalaman i'tikaf dan belajar di masjid betul2 berkesan baginya. Ada semangat baru. Namun beliau juga jadi lebih banyak merenung. Dia selalu teringat dengan kalimat yg dibicarakan amir jamaah. "Obat tdk dpt menyembuhkan, yg menyembuhkan adalah Allah. Obat bisa menyembuhkan berhajat kepada Allah, karena sunnatullah. Sedang Allah menyembuhkan, tdk berhajat melalui obat. Allah bisa menyembuhkan dgn obat atau bahkan tanpa obat. Yang menyembuhkan bukanlah obat, yg menyembuhkan adalah Allah." Dia-pun merenung, bukan hanya obat, bahkan dokter pun tak punya upa...